Rabu, 07 April 2010

perbandingan digital dan analog

Perkembangan teknologi adalah sesuatu yang sudah tidak dapat lagi kita tolak dalam kehidupan modern ini. Setiap nafas dari kehidupan manusia selalu diiringi oleh penemuan –penemuan dan juga inovasi baru yang dapat mempermudah aktivitas manusia sehari – hari. Namun sudah kodrat manusia yang selalu tidak merasa puas dengan apa yang telah ada dan selalu mencari hal yang baru untuk memenuhi kebutuhannya itu, salah satunya ditandai dengan mulai beralihnya teknologi dari yang bersifat analog ke teknologi digital, yang turut memberikan kontribusi pada revolusi dunia komunikasi.
Sebenarnya perbedaan antara teknologi analog dan teknologi digital sebenarnya lebih kepada data, tentang penyimpanan dan penyebaran data. Data analog disebarkan melalui gelombang elektromagnetik secara terus menerus, sedangkan data digital disebarkan dalam bentuk angka yaitu “0” dan “1” yang biasa disebut biner dengan jeda. Maka untuk lebih jelasnya perbedaan antara teknologi digital dan analog maka kita harus menguraikan kedua jenis teknologi ini terlebih dahulu.
Teknologi Analog
Teknologi Analog merupakan proses pengiriman sinyal dalam bentuk gelombang. Sinyal analog bekerja dengan mentransmisikan suara dan gambar dalam bentuk gelombang kontinu (continous varying). Misalnya ketika seseorang berkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang dikirimkan melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan kemudian, ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima dapat mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari komunikasi tersebut.
Teknologi analog pada dasarnya hanyalah alat yang sederhana dengan program yang tertentu saja.Teknologi analog mencakup antara lain:
- Advance Mobile Phone Service
- Total Access Comnications System
- Nordic Mobile Telephone
Teknologi Digital
Teknologi Digital merupakan proses pengiriman data dalam bentuk dua simbol, yaitu on dan off. Identik dengan stop kontak. Dengan menggunakan digital ini, informasi yang dilewatkan merupakan perpaduan denyutan listrik yang terdiri dari on dan off. Kombinasi inilah yang diterjemahkan menjadi data. Jika sebuah perangkat elektronik ataupun mekanik dikatakan bahwa telah dilengkapi dengan teknologi digital, maka perangkat tersebut memiliki sebuah IC (integrated circuit) khusus yang telah terprogram atau memiliki karakteristik tertentu. IC ini juga biasa disebut dengan microcontroller. Sehingga pada saat seorang user menggunakan alat tersebut akan menjadi lebih mudah dan sederhana.
Perbedaan Antara Teknologi Analog dan Digital
1.Dalam proses pengiriman data, analog menggunakan sinyal dalam bentuk gelombang sedangkan digital menggunakan data dalam bentuk dua symbol yaitu on dan off.
2.Teknologi digital kemungkunan rusaknya lebih besar apabila sudah error.
3.Digital hanya mempertimabangkan speed, power dissipation analog harus memepertimbangkan speed, power dissipation, gain, precission, supply voltage dsb.
4.teknologi analog gambar dan suara diubah menjadi gelombang radio, maka teknologi digital mengkonversi suara dan gambar menjadi data digital yang terdiri dari angka 1 dan 0.
5.Analog sangat sesuai sekali digunakan untuk mengukur data kualitatif seperti temperatur, tinggi nada suara,tegangan listrik dan lain-lain, sebagai contoh penggunaan komputer pada alat volt meter, jam listrik, barometer dan lain-lain. Digital mempunyai kemampuan kalkulasi dan manipulasi data. Karena mempunyai kemampuan kalkulasi dan manipulasi data, maka sering digunakan orang untuk aplikasi-aplikasi bisnis, dan lain-lain aplikasi yang mengolah data kuantitatif.
6.Karakteristik sistem digital adalah bahwa ia bersifat diskrit, sedangkan system analog bersifat kontinyu.
Kelebihan dan Kekurangan dari Masing – Masing Teknologi
Kelebihan teknologi analog:
1.Harganya lebih murah dibandingkan dengan teknologi analog.
2.Resiko rusak lebih kecil daripada digital yang mudah error.
3.prosesnya sederhana belum berbasiskan angka-angka yang rumit.
Kekurangan teknologi analog:
1.digital hanya mempertimabangkan speed, power dissipation analog harus memepertimbangkan speed, power dissipation, gain, precission, supply voltage dsb
2.Analog lebih sensitif terhadap derau/noise, crosstalk dan interferensi (kecepatan & presisi)
3. jarang yang bisa diotomatisasi dalam perancangan seperti digital yang bisa di Lay out dan sintesis secara otomatis.
4.tidak bisa mengukur sesuatu dengan cukup teliti. Karena hal ini disebabkan kemampuan mereka untuk secara konsisten terus – menerus, merekam perubahan yang terus menerus terjadi, dalam setiap pengukuran yang dilakukan oleh sistem analog ini selalu ada peluang keragu – raguan akan hasil yang dicapai
Kelebihan teknologi digital :
1.Tingkatpengiriman informasi yang lebih tinggi.
2.Perpindahan informasi yang lebih banyak.
3.Peningkatan ekonomi.
4.Tingkat kesalahan yang lebih rendah dibandingkan system analog.
5.Penggunaaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
6.Dapat mengolah informasi dalam jumlah yang sangat besar.
Kekurangan system digital :
1.Lebih mudah rusak apabila salah satu komponen ada yang error.
2.Harganya lebih mahal daripada analog.
3.Memiliki tingkat kesensitifan yang tinggi.