Minggu, 13 Juni 2010

tugas akhir makalah teknologi komunikasi

tugas akhir teknologi komunikasi
CHAT dalam FACEBOOK
(ANALISIS MENGGUNAKAN TEORI CMC )

Dosen
Wisnu Widyananto, S.Sos,M.Si

oleh
SHOFUL A'LA FII DINI
F1C008048
(bokunoakaishi@gmail.com)

TUGAS AKHIR PERKULIAHAN
Untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan
dalam perkuliahan Teknologi Komunikasi






JURUSAN ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO
2010

BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Sekarang ini manusia sepertinya tidak dapat hidup tanpa ditemani oleh teknologi. Dalam setiap tarikan nafas manusia maka teknologi pun ikut bernafas didalamnya dan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan manusia. Kata teknologi sendiri berasal dari bahasa latin texere yang dalam bahasa inggris diterjemahkan dengan to construct atau membangun (Rogers, 1986).
Ketika orang pertama kali medengar kata teknologi, pasti yang pertama kali dibayangkan adalah teknologi dalam arti yang sempit, dimana teknologi diartikan sebagai serangkaian mesin canggih yang telah dibuat sedemikian rupa sehingga dapat melakukan hal – hal yang dapat memudahkan pekerjaan manusia, padahal sebenarnya teknologi tidak hanya berkaitan dengan mesin – mesin saja. Salah satu jenis teknologi adalah teknologi komunikasi, Teknologi Komunikasi adalah peralatan perangkat keras; struktur-struktur organisasional dan nilai-nilai sosial yang dikoleksi, diproses dan menjadi pertukaran informasi individu-individu dengan individu-individu lainnya. Teknologi komunikasi yang ada sekarang pun telah melewati beberapa jenjang kesejarahan sehingga dapat tampil menjadi teknologi komunikasi yang canggih seperti sekarang ini, hal ini ditandai dengan dimulainya era komunikasi interaktif pada tahun 1946. ketika komputer mainframe pertama di temukan di Philadelphia, Amerika Serikat. Pada saat itu kendala orang untuk berkomunikasi antara jarak dan waktu akhirnya terpecahkan. Orang menjadi sangat mudah untuk berkomunikasi. Komunikasi interaktif mempunyai cirri – cirri sebagai berikut :

Orang yang terlibat bisa berinteraksi dengan leluasa
Feedback, yang bersifat negatif dan positif segera bisa diketahui
Penyampaian pesan dilakukan secara verbal maupun non verbal
Menggunakan media interaktif.
media interaktif adalah sebuah wadah yang dapat digunakan dalam melakukan komunikasi interaktif, salah satunya adalah komunikasi on line.
Apabila kita membicarakan tentang komunikasi on line maka kita tidak bisa lepas dari computer, internet, dan komunikasi tentunya. Menurut Federal Network Council internet didefinisikan sebagai sebuah jaringan computer yang memungkinkan adanya transfer data atau informasi melalui sebuah bentuk protocol transmisi menurut system pengamatan global. Dengan kata lain internet memiliki tiga buah komponen, yaitu jaringan yang terkoneksi satu sama lain melalui system pengamatan global, menggunakan bentuk protocol transmisi sendiri, dan memungkinkan adanya transmisi public dan privat. Komunikasi on line adalah proses pertukaran pesan antara komuniktor dan komunikan yang menggunakan computer yang sudah terhubung ke internet sebagai perantaranya. Apabila kita sudah terhubung ke internet dan ingin memulai komunikasi on line telah banyak situs yang dapat kita pilih untuk dapat berkomunikasi dengan menggunakan computer berinternet, salah satunya adalah facebook.
Para peselancar dunia maya yang sering berjelajah dari situs satu ke situs lainnya pasti takkan lupa untuk nongkrong atau paling tidak sekedar mampir ke salah satu situs yang lagi meroket saat ini, yaitu facebook! Saat ini bisa dipastikan orang yang melek huruf dan pernah berinternet pasti mengetahui situs yang satu ini. Bahkan mereka yang dulunya hanya berinternet untuk sekedar membuka email kini pun mulai betah berlama-lama di depan komputer untuk mengutak – atik akun facebook nya tersebut.
Data berbicara saat ini ada sekitar 175 juta profil aktif di situs Facebook dan setiap profil rata-rata memiliki 120 teman. Durasi pengaksesan profil berjumlah sekitar 3 miliar menit/hari dan lebih dari 18 juta pengguna meng-update profilnya setiap harinya. Facebook yang awalnya diciptakan sebagai situs jejaring social biasa kini telah berkembang menjadi situs yang dapat digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi interpersonal dengan fitur chat yang dimilikinya.
Dengan kemajuan teknologi sekarang ini maka tidak dapat dipungkiri maka telah hadir jenis komunikasi yang baru, oleh karena itu para pakar komunikasi pun mencoba untuk mencari suatu teori yang dapat diaplikasikan kedalam jenis komunikasi tersebut, maka hadirlah sebuah teori yang menjelaskan tentang penggunaan computer sebagai media dalam berkomunikasi yang dikenal dengan teori CMC (Computer-mediated communication ).
B.Rumusan Permasalahan
Dari latar belakang yang telah diuraikan dalam sub bab sebelumnya, maka munculah rumusan permasalahan sebagai berikut :
1.Bagaimanakah teknis penggunakan fitur chat dalam facebook?
2.Bagaimanakah penggunaan teori CMC dalam kasus chat di facebook?






BAB II
ISI

A.Chat dalam Facebook
Facebook termasuk dalam kategori situs jejaring sosial seperti Friendster, MySpace, Multiply, Yuwie, dll yang menyediakan media bagi para penggunanya untuk saling bertukar informasi dan berinteraksi. Facebook diluncurkan pertama kali pada tanggal 4 Februari 2004 oleh seorang mahasiswa Harvard University, Mark Zuckerberg. Nama Facebook sendiri diinspirasi oleh Zuckerberg dari sebuah istilah di kalangan kampus seantero AS untuk saling mengenal antar sesama civitas akademiknya. Awalnya para penggunanya hanya dikhususkan bagi para mahasiswa di kampus Harvard University. Lalu kemudian diperluas ke sejumlah kampus di wilayah Boston (Boston College, Boston University, Northeastern University, Tufts University) dan kampus-kampus lainnya seperti Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, and Ivy League. Menyusul kemudian sejumlah kampus lain di AS. Akhirnya, penggunanya lebih diperluas lagi ke sejumlah kampus lain di seluruh dunia. Tanggal 11 September 2006, Facebook membuat satu langkah penting dengan mengizinkan aksesnya ke seluruh netter yang mempunyai alamat email valid, namun, dengan pembatasan usia.
Asal mula Facebook berawal ketika Mark Zuckerberg (saat itu mahasiswa semester II Harvard University) membuat sebuah situs kontak jodoh untuk rekan-rekan kampusnya. Zuckerberg yang terinspirasi dari situs Hot or Not menamai situs buatannya Facemash.com. Metode situs ini yaitu menampilkan dua foto pasangan (pria dan wanita), di mana selanjutnya dua pasangan ini akan dipilih oleh para anggota situs mana pasangan yang paling “hot”. Nah, untuk menampilkan foto-foto pasangan di situs ini, Zuckerberg berupaya dengan segala cara mencari foto-foto rekannya dengan cara keliling ‘door-to-door’ untuk meminta foto.
Saking nekatnya, Zuckerberg membobol akses jaringan komputer kampusnya untuk mendapatkan foto-foto tambahan. Namun aksi ini diketahui pihak kampus dan mereka selanjutnya memblokir situs Facemash.com diikuti dengan tindakan sanksi kepada Zuckerberg dengan ancaman akan memecatnya dari kampus (walaupun ancaman ini tidak jadi direalisasikan). Atas tindakannya itu, Zuckerberg membela diri dengan mengatakan “Tindakan pihak kampus yang memblokir situs facemash.com memang benar alasannya, namun sayang mereka tidak menyadari potensinya yang bisa saja menjadi alat pendongkrak popularitas bagi kampus itu sendiri”. Ia melanjutkan “Cepat atau lambat, nanti juga akan ada orang lain yang membuat situs serupa”.
Tidak kapok, pada semester berikutnya, tepatnya pada tanggal 4 Februari 2004, Zuckerberg membuat sebuah situs baru bernama “The Facebook” yang beralamat URL: http://www.thefacebook.com. Untuk situs barunya ini, Zuckerberg berkomentar sarkas: “Menurutku upaya pihak kampus yang ingin membuat media pertukaran informasi antar civitas akademik yang butuh waktu bertahun-tahun adalah hal yang konyol. Dengan situsku ini, aku bisa mengerjakannya cuma dalam waktu seminggu saja”.
Saat pertama kali diluncurkan “The Facebook” hanya terbatas di kalangan kampus Harvard saja. Dan sungguh menakjubkan! Dalam waktu satu bulan para penggunanya sudah mencakup lebih dari setengah jumlah mahasiswa Harvard saat itu. Selanjutnya, sejumlah rekan Zuckerberg turut bergabung memperkuat tim thefacebook.com. Mereka adalah Eduardo Saverin (analis usaha), Dustin Moskovitz (programmer), Andrew McCollum (desainer grafis), dan Chris Hughes.
Pengguna Facebook kini dapat bebas bergabung ke banyak jaringan yang diatur berdasarkan kota, lokasi kerja, sekolah maupun negara. Jaringan-jaringan ini kemudian akan menghubungkan para anggotanya. Sesama pengguna dapat berhubungan dengan teman-temannya dan bisa saling melihat isi profil pribadi.
Situs Facebook mendapatkan pemasukan utama dari iklan-iklan yang terpasang padanya. Para pengguna bebas membuat profilnya masing-masing yang di dalamnya bisa berisi foto dan info-info pribadi lainnya. Selain itu dapat juga saling mengirim pesan, bergabung dengan sebuah grup atau lebih. Secara default, Facebook mengatur profil pengguna hanya bisa diakses oleh sesama pengguna yang telah berteman. Namun pengaturan ini bisa nanti dirubah jika diinginkan.
Dalam hal tampilan, Facebook sering dibanding-bandingkan dengan MySpace dan Friendster. Namun perbedaaan utama antara mereka ialah MySpace dan Friendster mengizinkan pengguna mendekorasi tampilan profilnya dengan fitur HTML dan CSS, sedangkan Facebook hanya mengizinkan fitur teks saja sehingga semua tampilan profil pengguna terlihat seragam.
Facebook memiliki sejumlah fitur interaksi antar sesama pengguna yang di antaranya adalah fitur ‘Dinding’, ruang tempat sesama pengguna mengirimkan pesan-pesan terbuka, ‘Colek’, sarana untuk saling mencolek secara virtual, ‘Foto’ ruang untuk memasang foto, dan ‘Status’ yang menampilkan kondisi/ide terkini pengguna. Mulai Juli 2007, Facebook mengizinkan pengguna untuk mengirim berbagai lampiran) langsung ke Dinding, di mana sebelumnya yang diizinkan hanya teks saja.
Seiring perjalanan waktu, Facebook menambahkan beberapa fitur baru ke dalam situsnya. Pada September 2006, Facebook mengumumkan peluncuran News Feed/Rangkaian Kabar Berita yang berisi kilasan informasi dari masing-masing pengguna. Mulanya fitur ini bersifat terbuka dan bisa dilihat oleh siapa saja. Namun setelah mendapat keluhan dari beberapa pengguna, pihak Facebook merubah pengaturan fitur ini sehingga kini pengguna dapat mengatur mana yang bisa ditampilkan di Rangkaian Kabar Berita dan mana yang tidak.
Fitur Catatan ditambahkan pada 22 Agustus 2006. Dalam fitur ini pengguna bisa mengimpor tulisannya di blog lain (Xanga, LiveJournal, Blogger, dll) untuk ditampilkan di Facebook. Tanggal 7 April 2008, Facebook meluncurkan salah satu fitur favorit yaitu ‘Chat atau Obrolan’. Kata chat berasal dari bahasa Inggris yang berarti obrol atau mengobrol. Kegiatan mengobrol ini melibatkan komunikasi interaktif dan feedback yang diterima bersifat langsung dan cepat. Dalam facebook sendiri fitur chat ini sendiri dapat digunakan sebagai tempat di mana para pengguna bisa saling berkirim pesan pribadi atau mengobrol secara langsung dan real time.
Untuk memulai chat di facebook secara teknis sangat mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang yang telah memiliki akun facebook tentunya. Jika kita ingin menggunakan fitur chat dari facebook maka kita harus memiliki akun facebook dulu, untuk membuat akun facebook juga sangat mudah. Kita tidak dikenakan bayaran untuk mendapatkan sebuah akun facebook, setelah kita memiliki akun dan memiliki teman dalam daftar teman maka kita dapat memulai chat.
Saat ini untuk dapat chat di facebook tidak hanya dapat dilakukan di komputer tapi juga melalui HP( hand phone ) yang menyediakan fasilktas browser atau internet didalamnya dan dalam HP tersebut terdapat aplikasi yang dapat digunakan untuk chat di facebook, tapi kali ini kita hanya akan berfokus dengan chat yang menggunakan komputer.
Untuk memulai chat dengan teman kita hanya cukup melihat kesebelah kiri dibawah profil akan diperlihatkan teman – teman kita yang sedang on line atau kita lihat daftar obrolan kita, apabila disamping nama orang tersebut terdapat bulatan hijau maka menandakan orang tersebut sedang on line dan kita cukup meng-klik nama mereka mereka kemudian akan muncul box chat dan kita mengetikan apa yang ingin kita sampaikan kepada teman kita tersebut dan orang tersebuta akn membalas chat kita, sehingga terjadilah komunikasi interaktif yang berlangsung secra langsung dan cepat.
B.Analisis menggunakan teori CMC
CMC dapat didefinisikan sebagai suatu transaksi komunikasi yang terjadi melalui penggunaan dua atau lebih komputer jaringan. Sedangkan komunikasi yang dimaksud disini adalah komunikasi yang terjadi melalui format media komputer (misalnya, pesan instan, e-mail, chat room), itu juga telah diterapkan pada bentuk-bentuk lain dari interaksi berbasis teks, seperti pesan teks. pada CMC berfokus terutama pada dampak sosial dari teknologi komunikasi komputer yang berbeda. Banyak studi baru-baru ini melibatkan jaringan sosial berbasis internet.
fenomena studi sarjana dari berbagai bidang yang dapat dijelaskan di bawah payung istilah CMC (lihat juga studi Internet). Misalnya, banyak mengambil pendekatan sociopsychological untuk CMC dengan melihat bagaimana manusia menggunakan "komputer" (atau media digital) untuk mengelola interaksi interpersonal, jejak bentuk dan membentuk dan mempertahankan hubungan. Studi-studi ini sering difokuskan pada perbedaan. antara online dan interaksi offline, meskipun penelitian kontemporer bergerak ke arah pandangan bahwa CMC harus dipelajari sebagai tertanam dalam kehidupan sehari-hari. cabang lain dari penelitian CMC adalah memeriksa penggunaan fitur paralinguistik seperti emoticon.
Cara manusia berkomunikasi dengan profesional, sosial, dan lingkungan pendidikan sangat bervariasi, tidak hanya tergantung pada lingkungan tetapi juga metode komunikasi di mana komunikasi terjadi (yang, dalam hal ini, adalah melalui komputer atau TIK lainnya).
Komunikasi yang terjadi di dalam format mediasi komputer memiliki efek pada berbagai aspek interaksi. Beberapa yang telah mendapat perhatian dalam literatur ilmiah termasuk pembentukan kesan, penipuan, dinamika kelompok, Disinhibition dan terutama pembentukan hubungan.
CMC diperiksa dan dibandingkan dengan media komunikasi lain melalui sejumlah aspek yang dianggap universal untuk semua bentuk komunikasi, termasuk (namun tidak terbatas pada kegigihan), sinkronisitas atau "recordability", dan anonimitas. Asosiasi aspek dengan berbagai bentuk komunikasi sangat bervariasi. Sebagai contoh, pesan instan secara intrinsik sinkron tetapi tidak terus-menerus, karena salah satu kehilangan semua konten ketika satu menutup kotak dialog kecuali satu memiliki pesan log dibentuk atau telah secara manual copy-paste percakapan. E-mail dan papan pesan, di sisi lain, rendah dalam sinkronisitas sejak waktu respon bervariasi, tapi tinggi dalam ketekunan sejak pesan dikirim dan diterima akan disimpan
Sebaliknya J. Michael Metz (1994) mengemukakan bahwa CMC sebgai sebuah studi yang secara teorotis berdiri sendiri, tidak hanya dipelajari sebagai channel atau saluran. Dalam studi-studi terbaru, para peneliti lebih melihat factor konteks dan cara sebuah pesan disampaikan dan diinterpretasikan. Konteks ini memunculkan karakteristik yang membedakan dengan komunikasi lainnya. Menurut Sheizaf Rafaeli karekteristik online yang membedakan dengan komunikasi lain adalah:
1.paket switching
2.Multimedia
3.Interaktif
4.Sinkronitas
5.Hypertextual
Facebook adalah salah satu bentuk dari CMC, sesuai dengan definisi CMC yaitu komunikasi lewat komputer dan menggunakan internet. Dalam komunikasi yang terjadi lewat facebook (chat ) jika komunikan akan memberi umpan balik tidak harus dilakukan secara tatap muka, melainkan bisa melalui jarak jauh lewat perkembangan teknologi.
Maka dengan menggunakan teori CMC dapat dilakukan analisis terhadap fitur chat sebagai berikut :
1. Paket switching, yaitu data dikirim per paket, artinya ketika kita melakukan aktifitas lewat chat informasi yang kita buka atau kita kirim tidak serta merta dikirim secara keseluruhan, tetapi dikirim per paket.
2. Interaktif, chat dalam facebook bersifat interaktif dimana komunikasi yang terjadi berlangsung secara dua arah dan komunikasi yang terjadi bersifat timbale balik.
3. Syncronitas, ketika kita melakukan chat apa yang kita ketikkan pada saat itu maka pada saat itu juga akan sampai kepada orang yang kita kirimi pesan. Informasi yang dikirim pada saat itu maka akan diterima pada saat itu juga tanpa ada penundaan.
4. Hypertextual, dalam pengiriman pesan nya dalam chat terdapat bahasa – bahasa program.
Dalam CMC seperti yang diungkapkan oleh Joseph Walter (1996 ) terdapat tiga perspektif yaitu :
1.Impersonal yaitu ketika kita berbicara secara langsung dengan orang kita lebih banyak menggunakan petunjuk nonverbal untuk menunjukan ketertarikan anda.
2. Interpersonal. Tom Postumes, Spears dan Lea (1998) mengemukakan bahwa sebuah hubungan dapat tercipta dalam komunikasi online berdasarkan model SIDE (Social Identification/ deindividuation). Model ini berasumsi bahwa daya tarik interpersonal dan penerimaan individu dalam komunikasi online didasarkan atas identifikasi norma kelompok. Model ini memprediksi bahwa seseorang dapat saja mengesampingkan identitas personal dan mengadopsi identitas sosial yang pantas dalam rangka mencari penerimaan komunikasi online. Begitu pula ketika kita melakukan komunikasi dengan cara chat on line dengan facebook, banyak orang yang menyembunyikan jati diri nya dan manjadi orang lain sehingga dirinya dapat diterima oleh lawan bicaranya.
3. Hypersonal. Komunikasi ini terjadi ketika individu melihat mereka labih baik mengekspresikan diri mereka di lingkungan secara langsung daripada tatap muka langsung.
Menurut Michael J Metz (1994) penelitian awal dari CMC banyak dilakukan di perusahaan-perusahaan sehingga interaksi yang berlangsung lebih bersifat taskoriented daripada socialoriented. Lebih lanjutnya dia mengemukakan bahwa banyak dari penelitian awal tidak memperhatikan perkembangan munculnya petunjuk nonverbal dari pesan berbasis teks. Hal ini mengacu pada adanya inovasi metode menyampaikan konten emosi dalam pesan mereka menggunakan emoticon. "Smiley" emoticon, khususnya, adalah dasar ASCII (American Standard Kode untuk Informasi Interchange) seni. Ini berarti bahwa mereka adalah gambar terdiri dari simbol-simbol yang ditemukan dalam kurung typhograpical, karakter thypographical yang tidak pernah muncul dalam urutan dengan satu sama lain dalam sintaks normal, tapi ketika melihat ke samping dan menggunakan sedikit imajinasi. Chat facebook juga mempunyai smiley yang cukup banyak hanya saja pengguna facebook banyak yang tidak tahu kode untuk menampilkan smiley tersebut. Contoh smiley dalam chat facebook :












:)
:(
:P
:D
:O
;)
8)
8|
>:(
:\
:'(
3:)












O:)
:-*
<3
^_^
-_-
O.o
>:o
:v
:3
:|]
:putnam:

BAB III
PENUTUP


A.Kesimpulan
Dari uraian yang dipaparkan dalam bab sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan bahwa kemajuan teknologi tidak dapat dihindari dan dari kemajuan teknologi maka mulai bermunculanlah bentuk – bentuk komunikasi baru, slah satunya adalah komunikasi on line. Dan salah satu contoh komunikasi on line adalah fitur chat yang terdapat di facebook. Kata chat berasal dari bahasa Inggris yang berarti obrol atau mengobrol. Kegiatan mengobrol ini melibatkan komunikasi interaktif dan feedback yang diterima bersifat langsung dan cepat. Dalam facebook sendiri fitur chat ini sendiri dapat digunakan sebagai tempat di mana para pengguna bisa saling berkirim pesan pribadi atau mengobrol secara langsung dan real time.
Dengan kehadirannya bentuk komunikasi baru maka para pakar komunikasi pun menemukan sebuah teori yang data digunakan untuk menguraikan bentuk komunikasi tersebut. Maka untuk menjelaskan komunikasi online (chat facebook ) dapat menggunakan teori CMC ( Communication Mediated Computer ), yang mana dalam teori ini menjelaskan bagaimana manusia menggunakan "komputer" (atau media digital) untuk mengelola interaksi interpersonal, jejak bentuk dan membentuk dan mempertahankan hubungan. Studi-studi ini sering difokuskan pada perbedaan. antara online dan interaksi offline, meskipun penelitian kontemporer bergerak ke arah pandangan bahwa CMC harus dipelajari sebagai tertanam dalam kehidupan sehari-hari.
B.Saran
Dalam menggunakan teknologi yang ada saat ini kita harus berhati – hati karena teknologi dapat menjadi sarana dalam melakukan penipuan, oleh karena itu ketika kita ber –chating ria dengan orang lain kita harus berhati – hati dan tidak percaya begitu saja dengan apa yang ia tuliskan.


















DAFTAR PUSTAKA

http://www.tips-fb.com/2009/02/kode-smiley-facebook-untuk-chating.html
http://publishedmind.blogspot.com/2008/03/sejarah-facebook.html
http://www.asal-usul.com/2009/03/facebook-data-dan-fakta-sejarah.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar